Senin, 09 Februari 2009

Suara hatiku

Sebentuk hati ku lukis untukmu
Walau hanya lewat rentetan kata
Ku biarkan alunan kasihku membelaimu lewat bait
Meski asaku tak mampu tertata indah dalam Sanubarimu

Kini hanya dawai-dawai irama tanpa melodi
Yang mampu ku lantunkan dalam ke Hampaan ini
Percikan hujan pun tak lagi mampu menyejukkan kalbu
yang tersentuh olehmu

Dan Angin yang menbelaiku dalam sepi
Menuntunku pada sebuah kenyataan
"Engkau tak akan pernah menoleh untukku"
Dan engkau kubenamkan Asaku di dasar lautan

Semua asa ini
Akan lenyap bersama Keringnya
Samudra yang membentang luas

1 komentar:

ipulborneo mengatakan...

puisi yang indah, teruskan berkarya....