Kamis, 03 April 2014
Senin, 09 Februari 2009
Suara hatiku
Sebentuk hati ku lukis untukmu
Walau hanya lewat rentetan kata
Ku biarkan alunan kasihku membelaimu lewat bait
Meski asaku tak mampu tertata indah dalam Sanubarimu
Kini hanya dawai-dawai irama tanpa melodi
Yang mampu ku lantunkan dalam ke Hampaan ini
Percikan hujan pun tak lagi mampu menyejukkan kalbu
yang tersentuh olehmu
Dan Angin yang menbelaiku dalam sepi
Menuntunku pada sebuah kenyataan
"Engkau tak akan pernah menoleh untukku"
Dan engkau kubenamkan Asaku di dasar lautan
Semua asa ini
Akan lenyap bersama Keringnya
Samudra yang membentang luas
Walau hanya lewat rentetan kata
Ku biarkan alunan kasihku membelaimu lewat bait
Meski asaku tak mampu tertata indah dalam Sanubarimu
Kini hanya dawai-dawai irama tanpa melodi
Yang mampu ku lantunkan dalam ke Hampaan ini
Percikan hujan pun tak lagi mampu menyejukkan kalbu
yang tersentuh olehmu
Dan Angin yang menbelaiku dalam sepi
Menuntunku pada sebuah kenyataan
"Engkau tak akan pernah menoleh untukku"
Dan engkau kubenamkan Asaku di dasar lautan
Semua asa ini
Akan lenyap bersama Keringnya
Samudra yang membentang luas
Sabtu, 07 Februari 2009
Kata-kata
Kala mentari beranjak dari peraduan
sa'at burung-burung terbang mencari makan
sa'at kutatap langit mulai menampakkan suryanya
waktu itu ku teringat padamu
udara pagi yang berhembus segar perlahan
hadirkan bayang wajahmu
seribu satu rasa yang tertinggal dihatiku
ingin ku ucapkan lewat tiga kata ini nich g'ngapain'...
sa'at burung-burung terbang mencari makan
sa'at kutatap langit mulai menampakkan suryanya
waktu itu ku teringat padamu
udara pagi yang berhembus segar perlahan
hadirkan bayang wajahmu
seribu satu rasa yang tertinggal dihatiku
ingin ku ucapkan lewat tiga kata ini nich g'ngapain'...
Minggu, 01 Februari 2009
Jumat, 31 Oktober 2008
Langganan:
Postingan (Atom)




